Lihat Pasutri Main Film Porno Akhirnya Tertangkap!!!

Pasutri Main Film Porno Akhirnya Tertangkap | Agen Poker Online Terpercaya


Seperti yang dijelaskan Wakil Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pasangan pasutri ini nekat melakukan hal ini karena masalah biaya ekonomi sehingga mereka membuka layanan seksual. Pasangan ini tidak malu untuk mempertontonkan adegan ranjang mereka. Mereka akan mempertontonkan adegan ranjang mereka kepada pelanggan yang ingin melihat adegan mereka di atas ranjang. Selain itu mereka juga memfilmkan adegan ranjang tersebut tanpa ragu dan malu.

Pasutri ini ternyata sudah memulai aksi tersebut sudah setahun belakangan ini. A inisial suami yang menyandang gelar Sarjana Information Technology yang sudah menganggur sejak setahun lalu. Sementara sang istri adalah pegawai swasta, gaji yang mereka dapatkan dinilai tidak mampu untuk menutupi kebutuhan ekonomi keluarga. 

Pada awalnya mereka  hanya coba-coba melakukan adegan ranjang di depan orang tanpa dibayar sama sekali. Namun keadaan ekonomi yang semakin hari semakin mendesak pasangan suami istri ini memiliki ide untuk mempertontonkan adegan ranjang mereka ke orang lain dan di filmkan. 

Ide ini pertama kali didapat dari sang istri untuk mengkomersialkan adegan intim mereka. Tanpa pikir panjang sang suami pun langsung menyetujui ide istrinya tersebut. Awalnya mereka mempromosikan layanan tersebut di jejaring sosial, ini merupakan cara terampuh yang mereka rasa.

Untuk pelanggan yang ingin melihat aksi mereka di atas ranjang, mereka akan meminta untuk bertemu dengan pelanggan tesebut. Setelah mereka yakin dengan pelanggan tersebut barulah mereka menyetujui dan melakukan transaksi. 

Mereka mematok tarif Rp 800 ribu untuk sekali adegan. Bagi pelanggan yang ingin nimbrung saat mereka beradegan juga bisa ikutan. Ada yang sangat mengejutkan ketika sang istri beradengan dengan pria lain sang suami malah mereka aksi sang istri dan pelanggan tersebut.

Pasangan ini sekarang mendekam di sel Polres Metro Jakarta Selatan. Keduanya di tangkap 19 Mei 2016 malam. Sebelumnya polisi sudah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Bahkan demi mengunggap kasus ini polisi melakukan penyamaran sebagai pelanggan. Pasangan ini dikenakan Undang-undang 44 tahun 2008 tentang pornografi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAN Usulkan Zulkifli Hasan Untuk Jadi Capres di Pilpres 2019

Ini Alasan Mengapa Pria Bugil Hendak Menyusup ke Istana Presiden

Polisi Libatkan PPATK Untuk Telusuri Rekening Tersangka Saracen